Drap drap drap….
“ onnie! Lihat ini!” seohyun menghampiri yuri yang sedang memakai masker di kamarnya.
Yuripun bangun. “ waeyo?” jawab yuri sambil melepaskan maskernya.
Seohyun memberikan sebuah majalah pada yuri.
“ naege bwoeyeo?” kata yuri bingung. Iapun membenarkan posisi duduknya.
“ onnie, apa kita ini benar-benar mirip?” tanya seohyun polos. Ia kembali melihat isi majalah itu.
“ oh, majalah ini bilang kita mirip? Kuraeyo. Itu sih hal yang wajar.” Jawab yuri singkat sambil terus membuka lembar-lembar majalah tersebut.
“ tapi apakah benar semirip itu? Aku rasa tidak.” Seohyun mengambil majalah itu dari tangan yuri.
“ sudah banyak kan orang yang bilang kita ini mirip? Bahkan ibuku juga bilang begitu. Arachi? ” Yuri kembali memasang maskernya.
“ shinchayo? Aigoo! Jangan-jangan itu memang benar?” seohyun menutupi mulutnya dengan kedua tangannya.
“ ya~! Cheonmaneyo! Udahlah, masalah ini gak usah dibahas lagi.” Yuri kembali ke posisi tidurnya.
Seohyunpun pergi dengan masih membawa tanda tanya besar di fikirannya.
-END-
Mian gaje!!
-QEE-
SNSD
Jumat, 31 Desember 2010
SHORT STORY SNSD GIRLS’ GENERATION
“ kyaaaaaaa…..!!! apa ini? Siapa yang menempelkan stiker-stiker kodok ini ke tasku?” yuri menjerit histeris ketika melihat tasnya penuh dengan stiker kodok. Ia cepat-cepat melepaskan stiker kodok itu satu persatu.
“ onnie… jangan dilepaskan!” teriak seohyun. Ia menghampiri yuri dan merebut tas itu dari tangan yuri.
“ SEO HYUN!! CEPAT KEMBALIKAN TASKU SEPERTI SEMULAAAA!!!!”
(sementara di ruang tv)
“ suara apa itu?” tanya tiffany kepada member SNSD yang lain.
“ pasti yuri dan seohyun lagi.” Jawab sooyoung singkat. Kemudian ia beranjak dari duduknya dan menuju ke dapur.
“ yahh, seperti biasa pasti karena kodok lagi.” Sahut jessica bosan. Ia mengambil sebuah bantal dari sofa dan memeluknya erat-erat.
Sooyoung datang dengan sebuah es krim ditangannya. Iapun duduk dan melahap es krim itu dengan santai.
“ ya~! Onnie…. Kenapa kau makan es krimku? Padahal aku sudah berencana memakannya nanti malam!” yoona merebut es krim yang ada di tangan sooyoung. Ia pun langsung menyembunyikannya di belakang punggungnya.
“ YOONA!! CEPAT KEMBALIKAN ES KRIM ITUUU!!!” sooyoung berusaha merebut kembali es krim itu dari tangan yoona.
Namun yoona tak mau kalah. Ia justru lari dan masuk ke kamarnya sambil membawa es krim itu bersamanya. Sooyoung mengejarnya. Namun yoona mengunci pintu kamarnya.
“ yoona! Cepat buka pintunya! Kembalikan es krim itu sekarang!” terisak sooyoung pada yoona.
“ tidak akan! Es krim ini milikku! Ini milikku!” yoona tak mau kalah. Iapun melahap es krimnya di dalam kamar tanpa memperdulikan sooyoung.
“ HEI KALIAN BERDUA!! BISA DIAM TIDAK?! DASAR SHIKSIN RAKUS!!!” bentak taeyeon pada sooyoung dan yoona. Taeyeon mengacung-acungkan jari telunjuknya .
Mendengar amukan taeyeon, yoonapun keluar dari kamarnya.
“DASAR LEADER BAWELL!!!!” teriak sooyoung dan yoona bersamaan pada taeyeon.
Ekspresi muka taeyeon menjadi marah. Seakan ia akan mengutuki kedua shiksin itu. Ia pun berlari mengejar kedua gadis itu. “ AWAS KALIAAANNN!!!”
Sooyoung dan yoona panik. Akhirnya merekapun berlari ke luar rumah.
“ KABUUUURRR!!!!”
-END-
-QEE-
“ onnie… jangan dilepaskan!” teriak seohyun. Ia menghampiri yuri dan merebut tas itu dari tangan yuri.
“ SEO HYUN!! CEPAT KEMBALIKAN TASKU SEPERTI SEMULAAAA!!!!”
(sementara di ruang tv)
“ suara apa itu?” tanya tiffany kepada member SNSD yang lain.
“ pasti yuri dan seohyun lagi.” Jawab sooyoung singkat. Kemudian ia beranjak dari duduknya dan menuju ke dapur.
“ yahh, seperti biasa pasti karena kodok lagi.” Sahut jessica bosan. Ia mengambil sebuah bantal dari sofa dan memeluknya erat-erat.
Sooyoung datang dengan sebuah es krim ditangannya. Iapun duduk dan melahap es krim itu dengan santai.
“ ya~! Onnie…. Kenapa kau makan es krimku? Padahal aku sudah berencana memakannya nanti malam!” yoona merebut es krim yang ada di tangan sooyoung. Ia pun langsung menyembunyikannya di belakang punggungnya.
“ YOONA!! CEPAT KEMBALIKAN ES KRIM ITUUU!!!” sooyoung berusaha merebut kembali es krim itu dari tangan yoona.
Namun yoona tak mau kalah. Ia justru lari dan masuk ke kamarnya sambil membawa es krim itu bersamanya. Sooyoung mengejarnya. Namun yoona mengunci pintu kamarnya.
“ yoona! Cepat buka pintunya! Kembalikan es krim itu sekarang!” terisak sooyoung pada yoona.
“ tidak akan! Es krim ini milikku! Ini milikku!” yoona tak mau kalah. Iapun melahap es krimnya di dalam kamar tanpa memperdulikan sooyoung.
“ HEI KALIAN BERDUA!! BISA DIAM TIDAK?! DASAR SHIKSIN RAKUS!!!” bentak taeyeon pada sooyoung dan yoona. Taeyeon mengacung-acungkan jari telunjuknya .
Mendengar amukan taeyeon, yoonapun keluar dari kamarnya.
“DASAR LEADER BAWELL!!!!” teriak sooyoung dan yoona bersamaan pada taeyeon.
Ekspresi muka taeyeon menjadi marah. Seakan ia akan mengutuki kedua shiksin itu. Ia pun berlari mengejar kedua gadis itu. “ AWAS KALIAAANNN!!!”
Sooyoung dan yoona panik. Akhirnya merekapun berlari ke luar rumah.
“ KABUUUURRR!!!!”
-END-
-QEE-
SNSD FANFICT
Tiffany mengamati layar netbooknya dengan serius. Matanya bergerak mengikuti tulisan yang perlahan-lahan bergerak turun. Sudah hampir 3 jam ia berada di depan netbooknya. Ia bahkan tak perduli akan Tae yeon yang sedari tadi sudah mengomelinya untuk cepat mematikan lampu dan tidur. Seketika konsentrasinya buyar saat tiba-tiba sebuah bantal melayang ke kepalanya. Tiffany merintih kesakitan.
“ tae yeon,ya~! Sakit tau! Kau kira kepalaku ini terbuat dari besi?” tiffany mengelus-elus kepalanya.
“ CEPAT MATIKAN LAMPUNYA DAN TIDUR!!” kali ini taeyeon benar-benar marah.
“ tunggu sebentar. Aku sedang mencari berita penting, ARASSEO?” tiffany meninggikan nada suaranya. Ia tak mau kalah dengan taeyeon.
“kau kira sudah jam berapa ini? Kubilang cepat matikan lampunya dan tidur! Aku tak bisa tidur kalau lampunya menyala!” taeyeon beranjak dari tempat tidur dan mematikan lampu.
BUKK!! Tiffany melemparkan sebuah bantal ke kepala taeyeon.
“ kenapa kau matikan lampunya? Sudah kubilang aku masih…” belum sempat tiffany menyelesaikan kata-katanya, sebuah bantal kembali melayang ke kepalanya.
“ fany! Ya~! KAU BERANI MELAWANKU??? RASAKAN ITU! ” taeyeon menjerit keras.
Tiba-tiba………
“ ya~! Taeyeon! Tiffany! Apa yang kalian ributkan malam-malam begini? Kau membangunkan aku dari tidurku! RASAKAN INI!”
BUKK!!! Sebuah bantal melayang pada taeyeon dan tiffany.
Tae yeon dan tiffany menjadi geram. “ JESSICAAAAA!!!!!” teriak mereka berdua bersamaan.
BAK BUK BAKK BUKK!!!!
Malam itupun terjadi pertarungan yang sengit diantara ketiganya.
keesokan paginya….
Seluruh member SNSD telah berkumpul di meja makan pagi ini. Namun tidak dengan Taeyeon dan seohyun. Mereka belum juga menampakkan diri. Padahal biasanya Taeyeon selalu membantu Hyoyeon menyiapkan sarapan pagi.
“Roti bakar dataaang……..” Hyoyeon membawa sepiring roti bakar yang baru saja dibakarnya. Iapun meletakkannya di atas meja makan. Semua member yang duduk di meja segera menyerbu roti bakar itu. Seperti biasa, sooyoung mengambil dua buah roti sekaligus.yoona juga tak ketinggalan. Ia juga mengambil dua buah roti. Merekapun melahap sarapan bersama-sama.
“Pagi eonni…” sapa seohyun pada tiffany yang terlihat duduk sambil melihat netbooknya di meja makan. Seohyun pun duduk di sebelah tiffany.
Tiffany hanya mengangguk kecil pada seohyun. Lalu iapun kembali melihat layar netbooknya sambil meneguk secangkir teh yang baru saja dibuatnya.
Saat itulah tiba tiba taeyeon muncul. Ia dengan cepat menyambar roti bakar yang tersisa diatas piring. Tanpa mengatakan apapun, taeyeon segera pergi meniggalkan member snsd yang lain.
“ taeyeon! Mau kemana kau? Mengapa tak makan bersama kami saja?” tanya yuri sambil melahap sarapannya.
“ ah, hari ini aku harus cepat pergi ke Chin-Chin. Jadwalku pagi ini.” Jawab taeyeon sambil simbuk membenarkan tasnya yang kelihatan berat.
“ baiklah, hati-hati di jalan!” kata sunny sambil melambaikan tangannya.
Sementara itu tiffany masih saja melihat netbooknya. Seohyun yang duduk disebelahnya tiba-tiba tertarik untuk melihat apa yang sedang dilihat tiffany.
“ eonni, apa yang kau lihat?” tanya seohyun penasaran
“ antifansku” jawab tiffany singkat.
“ memang ada berita baru apa tentang mereka, eonnie?” tanya seo hyun lagi. Ia melirik layar netbook tiffany.
“ mereka bilang aku tak punya sopan santun. Padahal sebenarnya itu karena aku belum mengerti tentang budaya orang korea” kata tiffany lirih. Mendadak ia menjadi cemberut.
“ cheonmaneyo! Aku juga punya banyak anti onnie..” sanggah yoona seraya menyambar sisa roti bakar yang ada di piring. Namun usahanya gagal saat dengan cepat sooyoung berhasil mengambilnya terlebih dahulu. Mendadak yoona juga cemberut.
“ aku juga punya banyak anti…. Jadi tenang saja.” Tambah jessica sambil memukul tangan sooyoung saat ia akan mengambil sisa roti bakarnya.
“ ayo cepat habiskan makanan kalian. Kita harus ke kantor SM.” Sela sunny mengalihkan pembicaraan. Semua member mengangguk.
Sepulang dari kantor SM…..
“ hyoyeon, aku akan ke mall untuk mencari beberapa buku. Tolong temani aku ya?” pinta tiffany manja pada hyo yeon yang sibuk memainkan kukunya yang lentik.
“ aigoo,,, aku juga lupa sudah lama tak ke tempat manicure dan pedicure. Baiklah, aku temani, sekalian aku mau kesalon. kajja!!” ajak hyoyeon bersemangat. Iapun berdiri dan masuk kedalam kamarnya untuk berganti baju.
Sementara member snsd yang lain sedang santai di depan tv, tiffany dan hyoyeon bersiap untuk ke mall.
“ semuanya, kami pergi dulu yaaa….” Teriak tiffany dan hyoyeon kompak. Merekapun tersenyum gembira dan berjalan menuju pintu. Namun………….
“ hyoyeon! Kau tak boleh pergi! Kalau kau pergi siapa yang akan memasak makan siang untuk kami?” teriak sooyoung seraya mendekati hyoyeon dan tiffany. Ia memegangi tangan hyoyeon seakan tak mengizinkannya keluar selangkahpun.Yoona pun akhirnya ikut-ikutan memegangi tangan hyoyeon. Hyoyeon mengguncang guncangkan tangannya untuk melepaskan genggaman sooyoung dan yoona. Tapi tetap tak bisa.
“ ya~! Kalian kan bisa suruh taeyeon masak buat kalian? Kenapa harus aku?” bantah hyoyeon kesal. Hyoyeonpun kini kembali mengguncang guncangkan tangannya agar terlepas dari mereka berdua.
“ taeyeon bisa marah lagi kalau kami menyuruhnya masak. Dia paling tidak suka kalau disuruh memasak sepulang bekerja. Tidakkah kau bisa membayangkan betapa capeknya ia?” bela yoona dengan mantab.
“ iya. Bisa-bisa ia menelan kami hidu-hidup nanti! Hiiii…. Seremmm….” Sela sooyoung menyetujui. Ia memegangi kedua pipinya seakan terbayang ekspresi taeyeon yang sedang marah. Sangat mengerikan.
“ tidak! Hyoyeon harus menemaniku berbelanja! Tak ada seorangpun yang boleh menghentikanku!” tiffany segera menyeret hyoyeon keluar. Akhirnya merekapun berhasil keluar. Tiffany menyetop sebuah taksi yang lewat. Merekapun berlalu seiring dengan teriakan sooyoung dan yoona yang makin keras memanggil nama mereka berdua.
“ ottokeh? Terus nanti kita mau makan apa donk, yoona?” kata sooyoung pasrah. Ia memegangi dahinya.
Yoona hanya mengangkat bahu. Merekapun kembali masuk dan pasrah pada nasib yang akan terjadi pada mereka selanjutnya. Apa kau bisa bayangkan ekspresi taeyeon nanti??
-END-
-QEE-
“ tae yeon,ya~! Sakit tau! Kau kira kepalaku ini terbuat dari besi?” tiffany mengelus-elus kepalanya.
“ CEPAT MATIKAN LAMPUNYA DAN TIDUR!!” kali ini taeyeon benar-benar marah.
“ tunggu sebentar. Aku sedang mencari berita penting, ARASSEO?” tiffany meninggikan nada suaranya. Ia tak mau kalah dengan taeyeon.
“kau kira sudah jam berapa ini? Kubilang cepat matikan lampunya dan tidur! Aku tak bisa tidur kalau lampunya menyala!” taeyeon beranjak dari tempat tidur dan mematikan lampu.
BUKK!! Tiffany melemparkan sebuah bantal ke kepala taeyeon.
“ kenapa kau matikan lampunya? Sudah kubilang aku masih…” belum sempat tiffany menyelesaikan kata-katanya, sebuah bantal kembali melayang ke kepalanya.
“ fany! Ya~! KAU BERANI MELAWANKU??? RASAKAN ITU! ” taeyeon menjerit keras.
Tiba-tiba………
“ ya~! Taeyeon! Tiffany! Apa yang kalian ributkan malam-malam begini? Kau membangunkan aku dari tidurku! RASAKAN INI!”
BUKK!!! Sebuah bantal melayang pada taeyeon dan tiffany.
Tae yeon dan tiffany menjadi geram. “ JESSICAAAAA!!!!!” teriak mereka berdua bersamaan.
BAK BUK BAKK BUKK!!!!
Malam itupun terjadi pertarungan yang sengit diantara ketiganya.
keesokan paginya….
Seluruh member SNSD telah berkumpul di meja makan pagi ini. Namun tidak dengan Taeyeon dan seohyun. Mereka belum juga menampakkan diri. Padahal biasanya Taeyeon selalu membantu Hyoyeon menyiapkan sarapan pagi.
“Roti bakar dataaang……..” Hyoyeon membawa sepiring roti bakar yang baru saja dibakarnya. Iapun meletakkannya di atas meja makan. Semua member yang duduk di meja segera menyerbu roti bakar itu. Seperti biasa, sooyoung mengambil dua buah roti sekaligus.yoona juga tak ketinggalan. Ia juga mengambil dua buah roti. Merekapun melahap sarapan bersama-sama.
“Pagi eonni…” sapa seohyun pada tiffany yang terlihat duduk sambil melihat netbooknya di meja makan. Seohyun pun duduk di sebelah tiffany.
Tiffany hanya mengangguk kecil pada seohyun. Lalu iapun kembali melihat layar netbooknya sambil meneguk secangkir teh yang baru saja dibuatnya.
Saat itulah tiba tiba taeyeon muncul. Ia dengan cepat menyambar roti bakar yang tersisa diatas piring. Tanpa mengatakan apapun, taeyeon segera pergi meniggalkan member snsd yang lain.
“ taeyeon! Mau kemana kau? Mengapa tak makan bersama kami saja?” tanya yuri sambil melahap sarapannya.
“ ah, hari ini aku harus cepat pergi ke Chin-Chin. Jadwalku pagi ini.” Jawab taeyeon sambil simbuk membenarkan tasnya yang kelihatan berat.
“ baiklah, hati-hati di jalan!” kata sunny sambil melambaikan tangannya.
Sementara itu tiffany masih saja melihat netbooknya. Seohyun yang duduk disebelahnya tiba-tiba tertarik untuk melihat apa yang sedang dilihat tiffany.
“ eonni, apa yang kau lihat?” tanya seohyun penasaran
“ antifansku” jawab tiffany singkat.
“ memang ada berita baru apa tentang mereka, eonnie?” tanya seo hyun lagi. Ia melirik layar netbook tiffany.
“ mereka bilang aku tak punya sopan santun. Padahal sebenarnya itu karena aku belum mengerti tentang budaya orang korea” kata tiffany lirih. Mendadak ia menjadi cemberut.
“ cheonmaneyo! Aku juga punya banyak anti onnie..” sanggah yoona seraya menyambar sisa roti bakar yang ada di piring. Namun usahanya gagal saat dengan cepat sooyoung berhasil mengambilnya terlebih dahulu. Mendadak yoona juga cemberut.
“ aku juga punya banyak anti…. Jadi tenang saja.” Tambah jessica sambil memukul tangan sooyoung saat ia akan mengambil sisa roti bakarnya.
“ ayo cepat habiskan makanan kalian. Kita harus ke kantor SM.” Sela sunny mengalihkan pembicaraan. Semua member mengangguk.
Sepulang dari kantor SM…..
“ hyoyeon, aku akan ke mall untuk mencari beberapa buku. Tolong temani aku ya?” pinta tiffany manja pada hyo yeon yang sibuk memainkan kukunya yang lentik.
“ aigoo,,, aku juga lupa sudah lama tak ke tempat manicure dan pedicure. Baiklah, aku temani, sekalian aku mau kesalon. kajja!!” ajak hyoyeon bersemangat. Iapun berdiri dan masuk kedalam kamarnya untuk berganti baju.
Sementara member snsd yang lain sedang santai di depan tv, tiffany dan hyoyeon bersiap untuk ke mall.
“ semuanya, kami pergi dulu yaaa….” Teriak tiffany dan hyoyeon kompak. Merekapun tersenyum gembira dan berjalan menuju pintu. Namun………….
“ hyoyeon! Kau tak boleh pergi! Kalau kau pergi siapa yang akan memasak makan siang untuk kami?” teriak sooyoung seraya mendekati hyoyeon dan tiffany. Ia memegangi tangan hyoyeon seakan tak mengizinkannya keluar selangkahpun.Yoona pun akhirnya ikut-ikutan memegangi tangan hyoyeon. Hyoyeon mengguncang guncangkan tangannya untuk melepaskan genggaman sooyoung dan yoona. Tapi tetap tak bisa.
“ ya~! Kalian kan bisa suruh taeyeon masak buat kalian? Kenapa harus aku?” bantah hyoyeon kesal. Hyoyeonpun kini kembali mengguncang guncangkan tangannya agar terlepas dari mereka berdua.
“ taeyeon bisa marah lagi kalau kami menyuruhnya masak. Dia paling tidak suka kalau disuruh memasak sepulang bekerja. Tidakkah kau bisa membayangkan betapa capeknya ia?” bela yoona dengan mantab.
“ iya. Bisa-bisa ia menelan kami hidu-hidup nanti! Hiiii…. Seremmm….” Sela sooyoung menyetujui. Ia memegangi kedua pipinya seakan terbayang ekspresi taeyeon yang sedang marah. Sangat mengerikan.
“ tidak! Hyoyeon harus menemaniku berbelanja! Tak ada seorangpun yang boleh menghentikanku!” tiffany segera menyeret hyoyeon keluar. Akhirnya merekapun berhasil keluar. Tiffany menyetop sebuah taksi yang lewat. Merekapun berlalu seiring dengan teriakan sooyoung dan yoona yang makin keras memanggil nama mereka berdua.
“ ottokeh? Terus nanti kita mau makan apa donk, yoona?” kata sooyoung pasrah. Ia memegangi dahinya.
Yoona hanya mengangkat bahu. Merekapun kembali masuk dan pasrah pada nasib yang akan terjadi pada mereka selanjutnya. Apa kau bisa bayangkan ekspresi taeyeon nanti??
-END-
-QEE-
Langganan:
Postingan (Atom)